Minggu, 26 Februari 2017

Wanita



Wanita itu mudah menangis

Wanita itu mudah meneteskan air mata

Wanita itu mudah merasa

Wanita itu mudah merajuk

Wanita itu mudah cemburu

Bukan karena wanita suka mengada-ada

Bukan pula minta dimanja-manja

Akan tetapi karena Allah memang menciptakan hati wanita dengan penuh kelembutan



#Wanita

Selasa, 14 Juni 2016

Kata kata


Satu kata darimu ku balas satu kalimat.


Satu kalimat darimu ku balas satu paragraf.


Satu paragraf darimu ku balas satu halaman buku.


Satu halaman buku darimu.. ku tak mau berharap lebih.


Karena harapan yang terlalu itu menyakitkan.

Selasa, 22 Maret 2016

'Like A Fool'


We take a chance from time to time
And put our necks out on the line
And you have broken every promise that we made
And I have loved you anyway


Took a fine time to leave me hangin' out to dry
Understand now I'm grievin'
So don't you waste my time
Cause you have taken
All the wind out from my sails
And I have loved you just the same


We finally find this
Then you're gone
Been chasin' rainbows all along
And you have cursed me 
When there's no one left to blame
And I have loved you just the same


Took a fine time to leave me hangin' out to dry
Understand now I'm grievin'
So don't you waste my time
And you have broken every single fucking rule
And I have loved you like a fool



Selasa, 10 November 2015

Engkau Milikku


Mereka bilang, tak selayaknya kau dan aku bersama

Mereka bilang, tak mungkin kau gapai mimpimu denganku


Tapi semua itu hanyalah rasa takut yang tak seharusnya ada

Dan aku tak peduli apa yang mereka katakan,


Karena aku punya dirimu, dan engkau juga punya diriku


Yogya,

11.11.15

Senin, 01 Desember 2014

Curug Simawur, Blumah - Kendal

Curug Simawur
Blumah, Kendal

Emm ini postingan buat momen awal November, a trip to Curug Simawur on 01 November, ya bahasa kerennya late post, hihihi

Yap, karena dilanda rindu kampung halaman akhirnya aku ajukan cuti buat pulang ke rumah tercinta bertemu ibu tercinta dan cinta yang tercinta. Hehehe

Ketemu temen2 disana dan kita putusin main ke Curug Simawur, di desa Blumah. Jarak mendaki dari desa Blumah ke Curug sekitar 1 jam – 1 jam setengah. Yes, ini penampilan kita pas mau mulai mendaki.




Yes, and i’m the only girl in the world, loh salah, i’m the only girl in this trip. Ada dia cinta yang tercinta, Tebo, Qoid ama Tenki.

Kita berlima jalan mendaki melewati hutan dan sungai. Berkali kali rehat, minum, ngatur nafas, karena siang yang panas en lumayan ngos-ngosan kawan.

Tapi ya tetep narsis.. :D





Pemandangannya keren pokoknya, apalagi kita kita pencinta alam, ciee ciee





Wah ini nih udah mulai pada klenger




Awas loo kudu nyebrang sungai, cincai lah ya sungainya kecil tapi tetep ati ati. Awas awas lo jatoh



Ini nih potographer setia yang mbahurekso.. wehehehe piss :)



Matur sembah nuwun deh yang mau ngajakin tukeran jaket, soalnya panas banget kalo gag tertutup yakin deh jadi belang belang gosong, hehe

Masih jalan semangat 92 (kenapa bukan semangat 45? Suka suka yaa eike kan lahir tahun 92 hehehe) Nahh ini nih kita hampir nyampe temans. Liat background nya kan itu penampakan curugnya yang kita tuju. Wahh udah kerasa udara udara seger nih. Semangatt!




Ayok tetep mendaki, dan tereret terett..
Welcome to Curug Simawur, taraaaa... ‘Assalamu’alaikum’ salam kita.



Subhanallah. Satu kata yang pertama kuucap. Betapa indahnya pemandangan yang terhampar di depan mata, Curug Simawur. Indah, sejuk dan menyegarkan.







Keren banget kan, sungguh alam ini indah, Tuhan. Bimbing kami untuk menjaganya, anugerahMu.

Acara selanjutnya, skip------sensor-------- hehehe

Bikin tenda,



Bakar-bakaran nih



Ujan waktu itu, kita berteduh di tenda biru hoho

Karena satu dan lain hal, kita gag jadi berkemah, lanjut balik ke rumah tercinta.



Pose & gaya ala chibi chibi.. it’s a must toeng toengg





Jalan – jalan – jalan – jalan. Selang satu setengah jam kita nyampe pedesaaan. Syukur Alhamdulillah.Ambil motor & meluncur ke rumah cinta yang tercinta.

Sekian kawan..



Yeah, actually this is a farewell trip & moment for him. We will not forget you, boy, never. We love you, gud luck and we’ll be waiting for you here.
Let’s meet and make a new unforgetable trip & moment again.

See you when I see you..




Love,
dn

Selasa, 27 Mei 2014

Tears are...



M         : What was the tears made from?

F          : I think our cells inside our eyes will process the tears,,

               Tears down when we get hurt, happy, sick, or another feeling..

Tears also usefull to clean up our eyes when the eyes dirty because of dust or something..

That’s my opinion, for the details tears process you can search on google but remember that this is the almighty Allah SWT. Let’s say Subhanallah.

M         :  Correct! As ingredients, tears are made of 1% water and the rest 99% 
               are feelings.


Kamis, 22 Mei 2014

“Saringan Tiga Lapis” Socrates



Pada zaman Yunani kuno, Socrates adalah seorang trepelajar dan intelektual yang terkenal reputasinya karena pengetahuan dan kebijaksanaannya yang tinggi. Suatu hari seorang pria berjumpa dengan Socrates dan berkata, “Tahukah Anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang teman Anda?”
“Tunggu sebentar,” jawab Socrates. “Sebelum memberitahukan saya sesuatu, saya ingin Anda melewati sebuah ujian kecil. Ujian tersebut dinamakan Ujian Saringan Tiga Lapis.”
“Saringan Tiga Lapis?” tanya pria tersebut.
“Betul,” lanjut Socrates, “sebelum Anda mengatakan kepada saya mengenai teman saya, merupakan ide yang bagus untuk menyediakan waktu sejenak dan menyaring apa yang akan Anda katakan. Itulah kenapa saya sebut sebagai Ujian Saringan Tiga Lapis.”
“Saringan yang pertama adalah KEBENARAN. Sudah pastikah bahwa apa yang akan Anda katakan kepada saya benar?”
“Tidak,” kata pria tersebut, “Sesungguhnya saya baru saja mendengarnya dan ingin memberitahukannya kepada Anda.”
“Baiklah,” kata Socrates. “Jadi Anda sungguh tidak tahu apakah hal itu benar atau tidak.”
“Sekarang mari kita coba saringan kedua, yaitu KEBAIKAN. Apakah yang akan Anda katakan kepada saya mengenai teman saya adalah sesuatu yang baik?”
“Tidak, sebaliknya, mengenai hal yang buruk.”
“Jadi,” lanjut Socrates, “Anda ingin mengatakan kepada saya sesuatu yang buruk mengenai dia, tetapi Anda tidak yakin jika itu benar. Anda mungkin masih dapat lulus ujian selanjutnya, yaitu KEGUNAAN. Apakah cerita yang Anda ingin beri tahukan kepada saya tentang teman saya tersebut akan berguna buat saya?”
“Tidak, sungguh tidak,” jawab pria tersebut.
“Jika begitu,” simpul Socrates, “Jika apa yang Anda ingin beri tahukan kepada saya tidak benar, tidak juga baik, bahkan tidak berguna untuk saya, mengapa Anda ingin menceritakannya kepada saya?”